Sejak awal
kita bertemu tadinya aku merasa biasa saja padanya….
Akan tetapi
pada akhir semester ganjil perasaan itu muncul begitu saja tanpa aku saadari
sebelumnya, kalau aku suka sama orang yang lebih muda dariku 1 atau 2
tahun,,,,,
Ya rabb….
Aku harus
bagaimana cara menghadapi perasaan yang menurutku itu salah…..
Aku bingung ya
allah, aku tidak mau perasaan yang tiada ujungnya ini tumbuh terus menerus
dalam hatiku, rasanya perasaan yang kali ini aku tidak bisa bertanggung jawabnya…
Apa yang harus
aku lkukan ya allahhh….
Aku suka sama
dia, aku sayang sama dia, aku suka sikapnya yang pendiam, dn tidak banyak
tingkah……
Mungkin gak
sieh aku bisa memilikinya,,,,,????????
Kenapa bidadari
cemburu kepada Wanita Sholehah,..??? Ayo… ada yang tau kenapa,..???
Karena ternyata Wanita Sholehah lebih mulia dari bidadari surga, keunggulannya
yang digambarkan Rasulullah sebagai kelebihan yang ...
tampak atas sesuatu
yang tidak terlihat.
Aku bertanya, “Ya..., Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia yang
sholehah ataukah bidadari yang bermata jeli?”
Beliau menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidari
seperti kelebihan apa yang nampak dari apa yang tidak terlihat.” Aku bertanya,
“Mengapa wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari?” Beliau menjawab,
“Karena sholat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan
cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih
berseri, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuningan, sanggulnya
mutiara, dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka (Bidadari) berkata, “Kami hidup
abadi dan tidak mati. Kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali. Kami selalu
mendampingi dan tidak beranjak sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki
kami dan kami memilikinya.” (HR. Ath Thabrani, dari Ummu Salamah)
Inilah tangkai-tangkai cinderamata untuk para Wanita Sholehah yang mendamba
surga…
Inilah mutiara-mutiara yang kemilaunya mempesonakan mata hingga membuat iri
para bidadari yang bermata jeli itu dan para lelaki sholeh yang ingin
menikahinya...
Inilah kuntum-kuntum bunga, yang harum wanginya melebihi wangi harum kesturi...
Duhai Wanita Sholehah kau kan menjadi idaman Laki-Laki Sholeh karena pesonamu
diatas pesona bidadari bermata jeli itu…
Tak salah sebuah kutipan kata dari ‘Aidh Al Qarni, “Ku tanamkan didalamnya
mutiara lalu... kubiarkan bersinar tanpa mentari dan berjalan tanpa rembulan,
kedua matanya adalah sihir dan keningnya laksana pedang India. Milik Allah-lah
bulu mata, leher dan kulit yang dicelup merah.”
Tidakkah kau ingin seperti Fatimah atas kesungguhannya menjaga kehormatan diri
dan suami,..???
atau tidakkah kau inginkan seperti Khadijah atas kelembutannya dan
keibuannya,..???
atau seperti Nusaibah binti Ka’ab seorang akhwat yang jago karate, yang
melindungi Rasulullah ke manapun beliau bergerak dalam perang,..???
Tapi… bilakah ingin sepeti ‘Aisyah yang suka bermanja dan ceria tentu...
tidaklah mengapa, atau seperti Hafsah yang tetap bisa membentak dan tertawa
terbahak... itupun tak apa-apa.
Banyak akhwat yang hanya menginginkan menjadi sosok seperti ‘Aisyah dan
Khadijah, kenapa,..??? apa karena dua wanita Istimewa ini yang telah menjadi
mujahidah terbaik bagi Rasulullah,..??? Ayo….tanyakan dalam hatimu,..????
Ukhti… janganlah konyol memaksakan diri menjadi orang lain dengan mengubah
karaktermu. Tidakkah kau bangga atas Shibghah Allah atasmu,..????
Maka… cukuplah warna yang menjadi karakter menghiasi pesona akhlaqmu.
“Shibghah Allah. Dan Siapakah yang lebih baik celupan warnanya daripada Allah?
Dan padaNya sajalah kami beribadah.” (QS. Al-Baqarah : 138)
Sungguh sesuatu yang kini membingkaimu (karakter dan akhlaq) adalah sesuatu
yang indah yang Allah celupkan warna atasmu. Dan menjaganya untuk tetap menjadi
mulia di manapun dan kapanpun adalah lebih baik.
Lagipula, selera mujahidmu nanti juga berbeda. Bukan begitu,..??? (Emang sudah
punya mujahid,..??? Hehee...)
Tetaplah jadi dirimu, bila kau memiliki karakter layaknya ‘Aisyah yang senang
bermanja dan ceria, yang begitu cemburu dan tentu… pandangannya tak pernah liar
karena hanya menjaga pandangan untuk Rasulullah. Tetaplah itu menjadi
ke-khasanmu.
Duhai Wanita Sholehah, kau memang bukan bidadari tapi tidakkah kau inginkan
agar bidadari cemburu padamu karena akhlaqmu yang begitu menawan hati?
Karena aku juga cemburu,... karena akhlaq para Shahabiyah yang kini telah
menawan hatiku…
Karena aku begitu cemburu, karena ku inginkan rasa malu itu menjadi penghias
akhlaq dan keimananku,... yang menjadikan Khadijah, ‘Aisyah, Fatimah, Hafsah
dan Shahabiyah yang lain lebih terjaga oleh rasa melebihi terjaganya seorang
gadis dalam pingitan.
Sungguh kini… aku benar-benar CEMBURU . . .
C.E.M.B.U.R.U padamu…
pada Ukhti Sholehah karena akhlaqmu yang begitu menawan itu
Bidadari Syurga Dunia... Ada senyum yang terukir indah di muka. Ada
bias rona merah di wajah. Memantulkan warna hati si jiwa syurga...
Bidadari Syurga Dunia... Wajah yang senantiasa putih dan menawan.
Berhiaskan air wudhu yang terpancar. Menambah pesona hiasan mata......
Bidadari Syurga Dunia... Yang senyumnya selalu merekah. Yang parasnya mempesona. Yang hatinya selembut sutera...
Bidadari Syurga Dunia... Jadi dambaan setiap wanita. Impian diri wanita solehah. Qanitat dan berhati bunga...
Bidadari Syurga di hati luka... Yang pucatkan hati si durjana. Yang tepiskan angan dunia. Yang hatinya bagaikan kaca...
KU INGIN JADI BIDADARIMU…
Tiada wanita beriman yang melupakan cita-cita yang satu ini. Untuk
menjadi bidadari bagi seorang suami di dunia dan akhirat adalah kemuncak
impian seorang isteri. Mengharapkan destinasi cintanya akan sampai ke
pengakhiran di dalam syurga yang abadi di sana. Kembali bersatu atas
nama kasih, kekal selamanya dengan rahmat Allah Yang Maha Kaya.
Buat bakal zauji ku, bantulah bakal zaujah mu ini untuk mencapai impian
ini dan bakarlah semangat diri ini untuk menjadi bidadari di dunia dan
akhirat...
Teguhkanla aku dengan (adanya) dia Dan jadikanlah dia teman dalam urusanku Agar kami banyak bertasbih kepadaMU dan banyak mengingatiMU Sesungguhnya ENGKAU MAHA MELIHAT (keadaan) kami
(surah Taha: 31- 35)
GABUNG YUK di FP Strawberry ada banyak kata HIKMAH, RENUNGAN dan MOTIVASI.
Ajak sahabat yanng lainnya bergabung
insya Allah Bermanfaat Moga cinta kita membawa ke syurga, Aamiin Ya Rabbal Alamin
Minggu, 28 Oktober 2012
..SENTUHLAH HATI DENGAN HATI...
"Jika engkau bicara dengan hati maka aku akan menyimak dengan sepenuh
hati"
Suasana nyaman itu mahal..jangan rusak oleh hal hal yang remeh dan hal hal yang
tidak perlu,apalagi prasangka tanpa bukti
Pandailah mengendalikan diri,kendalikan lisan dari pertanyaan-pertanyaan,dan
komentar yang sia sia,mengupan,menggunjing keburukan orang lain.
Tanyalah hati kita denga...
n jujur..
Manfaatkah ?
Perlukah ?
Tepatkah situasinya ?
MasyaAllah seolah olah kita tak nyaman melihat kebahagiaan orang lain...
Terus berusaha mengorek menyebarkan keburukan orang,padahal kita tahu tiada
manfaatnya Bahkan mungkin saja kita lebih buruk dari siapa yang kita
gunjingkan..
Introspeksi diri...
Tidak mesti berkata ketika kita ingin bicara.Namun berkatalah ketika hati sudah
yakin perlu dan ada manfaatnya.
Tinggalkanlah hal yang sia sia,maka silaturahmi akan lebih nyaman
Berbahasalah dengan ketulusan
Sesederhana apapun sikap dan prilaku kita maka akan dicintai dan dikagumi..
Kehangatan hanya datang dari kebeningan hati
Terlepas dari iri dan dengki
Terbebas dari prasangka tanpa bukti
Tanpa kesombongan,ujub dan riya.
Hati hanya bisa disentuh oleh hati yang bening.
::~Untukmu Kekasih Halalku~::※
~::senyummu jadi pelipur, keindahan terungkap dari kata yang kau tutur ~
izinkan aku untuk bersyukur, supaya Kasih terus Terulur
~::Mungkin bukan engkau paling cantik, tapi jelas engkau paling menarik ~
pinanganku datang dengan berbisik, bersama Ayat beberapa Lirik
~::Naluri keibuanmu terhias indah, tapi daya pikatmu karena sholeha ~ pandangan
engkau jaga tetap r...
endah, agar Cinta bernilai Ibadah
~::Matamu bersinar terang memikat, membuat hati semakin rekat ~ ada satu hal
yang masih kuingat, dukungan atas Dakwahku hingga akhir Hayat
~::puisi bukan hanya mainan kata, ia hasil perasaan cinta ~ bila di hati ALLAH
telah bertahta, maka mintalah apapun yang engkau pinta
~::Menikahimu tak semata untuk kesenangan, melainkan mendidik keturunan. ~
hewan mati tinggalkan badan, kita mati mesti Membawa Iman
~::Namun wajar bila hendak bersenang, satu-dua lagu akan kudendang ~ susah
senang selalu berkelang, asal ada engkau disisi akupun tenang
~::Maafkan suamimu bila sering tersalah, terkadang kata keluar tak terarah ~
engkau ajarkan arti berserah, yaitu kepada-Nya kita pasrah
~::Bersamamu telah hitungan tahun, keluarga sakinah coba kita susun ~ aku ingin
bersama lagi beberapa kurun, walau itu sesulit di gurun
~::Mungkin satu saat aku akan lupa, ingatkan aku dengan segera ~ bahwa pernah
kutulis barisan kata, untuk menyatakan apa yang kurasa
~::Bila boleh kita meminta, itu harus yang berharga ~ apakah permintaan itu
terkira, bila meminta ALLAH satukan kita dalam Surga? Aamiin....
♥
Penghuni Surga, Yang Belum Pernah Mendirikan Sholat♥
“Hidup terlalu mahal untuk dibiarkan seperti air mengalir”
Bukit Uhud, baru saja menyaksikan kecamuk peperangan yang sangat dahsyat.
Pertempuran besar-besaran kaum muslimin dan pasuka...
n kafir Quraisy, baru
saja usai dana meninggalkan keheningan mencekam. Para sahabat Rasulullah saw
yang masih hidup melakukan penyisiran, memeriksa jasad pasukan Muslim yang
banyak berjatuhan. Mereka memeriksa jasad-jasad itu satu persatu, sambil
berusaha mengenali mereka. Kesediahan merambat dalam hati kaum muslimin.
Diiringi desir angina di lembah Uhud, dan sesekali teriakan para pejuang yang
terluka masih hidup, mereka mendapati banyak para sahabat yang gugur dalam
peperangan itu.
Tiba-tiba terdengar teriakan yang membuat sebagian sahabat terkejut. “Ushairam,
ini Ushairam…! Sejumlah orang berteriak terkejut melihat tubuh seorang yang
mereka juluki Ushairam bergeletak bersimbah darah. Ushairam masih hidup. Tapi
nafasnya tersengal-sengal. Luka di tubuhnya terlalu banyak mengeluarkan darah.
Mereka terkejut, karena Ushairam tergeletak di temapat pasukan islam? Para
sahabat bertanya, “Ushairam, kenapa berada disini? Apakah engakau memata-matai
untuk kaummu atau karena menerima Islam?” Dengan bicara yang tersendak-senda,
Ushairam berusaha menjelaskan, “Aku telah menerima Islam… aku beriman pada
Allah dan Rasul-Nya… aku ambil pedangku dan aku berperang bersama Rasulullah…”
belum usai menuntaskan perkataannya. Ushairam menghmbuskan nafasnya yang
terakhir. Para sahabat lalu mengadukan peristiwa ini kepada Rasulullah saw.
Rasulullah saw menjawab dengan kalimat pendek yang begitu indah. “Ushairam
termasuk ahli surga.” (HR. Ahmad dan Ibnu Hajar)
Ushairam, adalah julukan dari Amr bin Tsabit AlAsyhali Al Anshary ra. Ia
keponakan sahabat Rasulullah saw saat hijrah ke Thaif, Khudzaifah bin Yaman ra.
Mungkin sangat jarang mendapati atau mendengar nama ini disebut. Tapi dia
adalah satu-satunya sabhabat Rasulullah yang mendapat predikat, ‘Penghubi Surga
yang belum perna melakukan shalat’.
Kisah tentang Ushairam disebutkan oleh Abu Hurairah. Bahwa sejak Rasulullah
mendakwahkan Islam, Ushairam sudah kerap diajak oleh kaum Muslimin untuk
menerima agama Allah swt. Tapi Ushairam selalu mengatakan, “Kalau aku tahu apa
yang kalian sampaikan itu adalah kebenaran aku pasti tidak akan menunda-nunda
untuk mengitu kalian.” Itu saja yang dia ucapkan.
Sampai ketika detik-detik menjelang berkorbarnya perang Uhud. Allah swt memberi
hidayah keimanan yang begitu kuat dalam hatinya. Ia tiba-tiba terlecut untuk
bangkit mengangkat pedang dan segera menghela kudanya menghadap Rasulullah saw.
Ushairam dengan tegas mengucapkan dua kalimat syahadat dan menyatakan dirinya
masuk islam. Tak lama setelah itu, Ushairam sudah bergabung bersama pasukan
islam lainnya sebagai pasukan Uhud. Banyak para sahabat yang belum mengetahui
status keislamannya saat itu. Dalam peperangan Uhud, tubuh Ushairam
tercabik-cabik. Ia pun akhirnya tersungkur setelah puluhan tebasan pedang,
tombak dan panah yang bersarang di tubuhnya.
Betapa mulia dan bahagianya Ushairam saat ini. Berada di tman-taman surga.
Meski belum sempat melakukan shalat satu kalipun dalam hidupnya. Tapi secepat
ia memilih jalan Allah, secepat ia menuntaskan persembahan hidupnya di jalan
Allah, secepat itulah perjalanannya menuju surga.
Ushairam telah berhasil melakukan revisi besar dalam hidupnya. Dan langkah
revisi yang ia lakukan itu benar-benar membuahkan hasil yang sangat di dambakan
semua orang, termasuk kita. Perjalanan hidup seseorang di suatu masa, memang tak
menjadi ukuran apapun bahwa ia akan menjadi seperti apa di masa yang lain.
Sepotong episode hidup seseorang di suatu waktu, tak pernah menjadi ukuran
bahwa ia juga akan menjadi orang yang sama dengan episode hidupnya di masa
tertentu. Ushairam adalah contohnya. Langkah perubahan yang ia lakukan begitu
cepat mengantarkan pada posisi mulia.
Apa yang dilakukan Ushairam adalah pelajaran besar untuk kita, bahwa kita harus
mempunyai waktu untuk segera merespon perubahan-perubahan dalam hidup ini.
Merevisi hidup, merupakan perkara besar. Maka seseorang harus memiliki target
dan ukuran revisi yang sudah jelas kebenarannya. Revisi selalu membutuhkan
pengorbanan besar, mungkin juga rasa sakit. Ini jika kita harus merevisi dan
merubah sesuatu yang buruk menjadi baik. Termasuk meninggalkan suatu kebiasaan
buruk, mebuang tradisi buruk yang mungkin sudah dilakukan berulangkali dan kita
merasakan kenikmatan sendiri melakukan keburukan itu.
Untuk membuang dan merevisi kebiasaan seperti itu , pasti tidak mudah. Karena
seseorang harus siap menanggung kesulitan bahkan rasa sakit, untuk mengubahnya.
Seperti perkataan Muhammad Natsir, “Sejarah telah menunjukkan, tiap-tiap bangsa
yang telah menempuh ujian hidup yang sakit dan pedih, tapi tidak putus bergiat
menentang marabahaya, berpuluh, bahkan beratus tahun lamanya, pada suatu masa
akan mencapai satu tingakat kebudayaan yang sanggup memberikan penerangan
kepada bangsa lain.”
Betapa banyak orang yang cenderung mau memeriksa perjalanannya lalu merevisi
hidupnya. Sampai hidupnya perlahan terus di gerogoti usia, sampai jasadnya
terus menerus dimakan waktu yang tak pernah berhenti. Hingga akhirnya ia tak
mampu lagi melakukan perubahan yang berarti karena renta, atau karena usianya
memang sudah selesai waktunya. Betapa banyak diantara kita yang tidak peduli
dengan perguliran waktu, dan membiarkan hidupnya berjalan seperti air, tanpa
target, tanpa terencana, tanpa tujuan yang jelas. Hingga hidupnya terjebak pada
situasi yang tak memungkinkannya lagi berubah arah. Betapa banyak di antara
kita, orang yang membiarkan kehidupannya berlalu dengan produktifitas kebaikan
yang rendah, sementara orang-orang lain telah memiliki saham kebaikan di
mana-mana. Hidupnya berlalu begitu saja. Dan berakhir begitu saja.
Hidup terlalu mahal untuk dibiarkan seperti air mengalir. Hidup harus
direncanakan, diarahkan dan dipelihara sedemikian rupa agar tujuan hidup
benar-benar tercapai. Hidup harus pula direvisi, dibenahi, dirubah jika perlu
dan memang hidup mengalami perubahan. Seperti UShairam yang mengaetahui titik
revisi yang harus ia jalani. Yang secepat kilat telah mengetahui jalan yang ia
pilih, lalu ia mempersembahkan dirinya untuk jalan kebaikan yang menjadi
pilihannya itu. Agar hidup ini bisa seiring sejalan dengan semakin bartambahnya
amal-amal shalih yang menjadi alurnya. Sampai seperti apa yang dikatakan Usman
bin Affan ra, “Tak ada kecintaan padaku pada perguliran hari dan malam, kecuali
aku menemui Allah dengan membaca Mushaf.”
SEBUAH SURAT
Dari Ayah dan Ibu
Untuk anak Saya ...
Ketika saya menjadi tua,
...
Saya harap Kamu
mengerti
dan bersabarlah dengan saya
Dalam kasus saya memecahkan piring
atau menumpahkan sup di meja karena
saya kehilangan penglihatan saya,
Saya harap Engkau tidak memarahiku
Orang yang lebih tua sensitif.
.. selalu memiliki kemalangan saat Anda berteriak
Ketika pendengaran saya semakin memburuk
dan saya tidak mendengar apa yang kamu katakan,
Saya harap kamu jangan panggil aku "Tuli!"
tolong ulangi apa yang kamu katakan atau setidaknya menuliskannya
Maaf, AnakKu.
... Aku semakin tua
Ketika lutut saya menjadi lebih lemah,
Saya harap Anda memiliki kesabaran untuk membantu saya bangun
Seperti bagaimana saya membantu Kamu saat engkau
masih kecil,
Belajar cara berjalan.
Saya harap betahlah dengan saya
Ketika saya terus mengulangi kalimat saya sendiri
seperti kaset rusak,
Saya berharap kamu hanya terus mendengarkan aku
jangan mengejekku,
atau
bosan mendengarkan aku
Apakah kamu ingat ketika Kau masih kecil
dan kamu ingin sebuah ballon?
Kamu mengulang sendiri berkali-kali
sampai kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan
..... Mohon maaf juga atas bau saya.
Aroma saya seperti orang tua
Tolong jangan memaksa saya untuk mandi.
Tubuh saya lemah.
Orang-orang tua mudah sakit ketika mereka sedang dingin.
Saya harap saya tidak mengotori Kamu.
Apakah Kau ingat ketika engkau masih kecil?
Aku berkejar-kejaran dengan engkau berkeliling
karena kamu tidak ingin mandi.
Saya harap kamu bisa bersabar dengan saya
Ketika aku selalu rewel
Ini semua bagian dari menjadi tua.
Engkau akan mengerti ketika engkau sudah tua
Dan jika Kamu memiliki waktu luang,
Saya harap kita bisa bicara
Bahkan untuk beberapa menit
Saya selalu sendiri disemua waktu saya.
dan tak seorang pun untuk berbicara dengan
Saya tahu Kamu sibuk dengan pekerjaan.
Bahkan Kamu tidak tertarik pada cerita saya,
Tolong punya waktu untuk saya.
Apakah Anda ingat ketika Kamu masih kecil?
Aku mendengarkan cerita Anda
tentang Beruang teddy Anda.
Bila saatnya tiba
dan saya menjadi sakit dan sakit,
Saya harap Kamu memiliki kesabaran untuk
merawat saya.
MAAF AnakKu
jika saya sengaja mengompol
atau membuat berantakan
Saya harap Kamu memiliki kesabaran untuk
merawat saya selama yang terakhir ini
beberapa saat dalam kehidupan saya
Saya tidak akan tinggal lebih lama.
Ketika waktu kematian saya datang,
Saya harap Kamu memegang tanganku
dan memberikan saya kekuatan untuk menghadapi kematian
Dan jangan khawatir ..
Ketika saya akhirnya bertemu dengan Pencipta kita ..
Aku akan berbisik di telinganya
untuk MEMBERKATI Kamu
Karena Kamu mencintai
Ibu Dan Ayah Kamu.
Terima kasih banyak untuk perhatian Kamu.
Kami mencintai Kamu.
dengan Segenap Cinta,
IBU dan Ayah.
Karena aku sangat bodoh dan tolol Maka mataku tak dapat melihat yang lain kecuali kamu Walaupun aku tau kamu mencintainya Kamu tak akan pernah tau sakit yang kurasa
Kamu mungkin tak pernah memikirkanku sama sekali dan aku tau kita tak memiliki kenangan tapi satu-satunya orang yang menginginkanmu itu hanya aku Pada akhirnya hanya airmataku yang jatuh
Aku diam, kamu menjauh Aku berdiri kembali, melihatmu dari hari ke hari Kamu tak melihat jika aku sangat mencintaimu Seperti angin , kamu hanya melintas terbang
Ada banyak hari dimana aku sangat merindukanmu ada banyak hari dimana aku mengharapkan sentuhanmu “I Love you” Entah kenapa terucap dari bibirku Sekali lagi Aku menangis untukmu Sekali lagi aku merasa kehilanganmu Baby I love you I’m waiting for you
Kamu mungkin tidak pernah memimpikanku dan aku tau aku jatuh cinta sepihak Pada akhirnya, aku hanya akan membuat semuanya hanya untukku
Mencintai seperti sebuah sungai airmata yang akan mengalir setiap kamu tak disini Meskipun hatimu tidak menjadi milikku Akan menjadi cukup hanya dengan melihat senyummu
Ada banyak hari dimana aku hanya melihat hujan Ada banyak hari dimana aku merasa amat tersakiti “I miss you” Entah kenapa terucap dari bibirku Sekali lagi Aku menangis untukmu Sekali lagi aku merasa kehilanganmu Baby I love you I’m waiting for you
Bye, bye never say goodbye Meski bukan aku yang disampingmu Aku membutuhkanmu,aku tak bisa mengatakannya tapi aku menginginkanmu AKu tidak bisa berhenti mengharapkanmu
=====Selamat tinggal, jangan
menangis dan tersenyumlah
Karena hari itu, aku akan menghadiahkan itu
Dan
memberikannya padamu
Selamat tinggal kesendirianku
Yang
pernah bersembunyi di balik kegelapan
Aku
membutuhkanmu
Aku
membutuhkan cintamu lagi
Setiap
hari aku seperti menunggu sebuah kedatangan
Meninggalkan sakitnya luka dan kesedihan dari ingatanku
Kesan pertama melihatmu
Seolah-olah waktu telah berhenti,
Mataku
hanya melihatmu
Meskipun ada sebuah rintangan
Aku tidak akan menyesal
Aku
menutup mataku dan bisa merasakan nafasmu
Jadi aku bisa tersenyumSelamat tinggal, jangan menangis dan tersenyumlah
Karena hari itu, aku akan menghadiahkan itu
Dan
memberikannya padamu
Selamat tinggal kesendirianku
Yang
pernah bersembunyi di balik kegelapan
Aku
membutuhkanmu
Aku
membutuhkan cintamu lagi
Meskipun
ada sebuah rintangan
Aku tidak akan menyesal